Rabu, 15 Februari 2017

Jika Ahmad Dhani Menang Maia Estianty Bilang Anak-anaknya Bakal Bangga


Penggubah nada Maia Estianty meniatkan surih suaminya, Ahmad Dhani, pandai menundukkan Pilkada pada Kabupaten Bekasi.

Sesuai diketahui, Dhani menyaingi magang wedana Sa'duddin. Partner angka pecal 2 itu diusung tiga kelompok, adalah Gerindra, Demokrat, pula Organisasi Politik Keseimbangan Tenteram. 

"Ya mudah-mudahan all the best lakukan bikin nan unggul," celoteh Maia musim ditemui dekat maktab Pejaten, Rekan -- Amal Bazar Minggu, Jakarta Kidul, Rabu (15/2/2017).

Walakin, apabila laki pelantun Mulan Jameela itu tunduk, Maia mewasiatkan supaya Dhani tak jera berpolitik.

"Menurut beroleh hadiah pula, anak-anak mau sombong. Kalau enggak berjaya, begitulah jika serta," tutur Maia. (sumber: kompas.com)

Selasa, 14 Februari 2017

Tak Ada Kata Terlambat untuk Berhenti Merokok

Kudu diakui, menghentikan kerutinan nan tahu bertahun-warsa, semacam merokok benar-benar tiada semudah membalik tapak kaki yad. Baik sonder disadari, prevalensi merokok itu nyolong-nyolong memoroti kebugaran jasmani lalu meninggikan akibat moralitas sebelum.

Melainkan, tidak pernah sedia istilah tertinggal mau beristirahat merokok. Intern observasi nan dilakukan ala Amerika Sekutu, seorang perokok berumur 70 tarikh walaupun akan menyabet harga misalnya berjeda merokok.

Pemeriksaan itu menyertakan makin dari 160.000 umat berumur 70 warsa warsa 2004-2005. Kalakian tarikh 2011, penyelidik pulang mengamati aktivitas mereka. Sama Banyaknya 6,6 upah tewas berkat puru ajal paru.

Sementara itu, responden nan berjeda merokok mengalami penyusutan pengurangan degradasi efek tumor ganas paru pula janji.

Penaka diketahui, merokok pula memajukan menambuh akibat kelainan dalaman lalu stroke berkat sanggup menaruh kemampuan Kolesterol apik lagi melahirkan keluarga makin liat tenggat membeku. Semakin acap berakhir merokok, akibat tertimpa kelainan dalaman lalu stroke itu pula menyusut.

Taat praktisi antirokok Deborah Arnott, percobaan memperlihatkan berapa besarmya kesialan sebab merokok. Putus merokok melukiskan tindak sip mencegah kepergian sebelum. "Kabar baiknya, habis merokok pada umur berapa pun berkelaluan berharga beserta menambah tahun buat urip," ujar doi. (sumber: kompas.com)

Saat Presiden Jokowi Rapat, Pak SBY 'Nge-tweet'

JAKARTA, Kamitua Kasar Pihak Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono merespons afirmasi bekas Tetua Bayaran Pemberantasan Manipulasi, Antasari Azhar.

Antasari menyebut ancar-ancar rekayasa persoalan genosida Nasrudin Zulkarnaen nan menjeratnya. Sira menerka, SBY terdapat pada ulang rekayasa itu.


SBY menanggapinya melewati akun Twitter-nya, Selasa (14/2/2017), getok 16.55 WIB.

"Yg ego perkirakan berjalan. Nampaknya pengampunan kpd Antasari mempunyai figur ketatanegaraan & sedia urusan utk Tahan & diskreditkan ego (SBY) *SBY*," sebagai itu ocehan SBY.


Apakah Kepala Negara Joko Widodo suah menyelami kicauan terbaru SBY? 

Tatkala SBY mem-posting respons pertamanya, Kepala Negara Jokowi sentral memimpin tertutup terpaku (ratas) dekat Dewan Kepala Negara.


Intim ini membincangkan pertimbangan aplikasi proposal vital lokal lagi kalender prerogatif pada Daerah Sulawesi Paksina.

"Saat Peti Kemas SBY nge-tweet, Kepala Negara lagi damping," tutur Pekerja Umum Kepala Lopak Kontak Johan Rasio Saptopribowo, tempo berbincang dmi juru berita.

Johan tunggal membenarkan mengenal tweet SBY selama menuruti terkepung. Tetapi, dia enggak menyampaikannya pada Kepala akibat intim sedang berlantas.

Selepas ratas siap, Johan percaya terdapat karyawan nan menginformasikan Jokowi pertanyaan tweet SBY itu.


"Biasanya kah sedia nan memperuntukkan mafhum Ketua pertanyaan itu," tutur Johan.


Akun Twitter Jokowi dasar enggak paham kedudukan mem-follow akun Twitter SBY, sejenis itu lagi padahal.


Mengikuti penglihatan Arah.com, cutel memimpin sempit terpatok, Kepala Negara Jokowi tembus ke Keraton Otonom serentak Bendahara Ketua Aspek Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan lagi Pembantu Presiden Pemimpin Pendirian Bani Adam dengan Kultur Tuan Permaisuri. Senggat ketuk 18.20 WIB, cuma Luhut Pandjaitan nan terang belum pergi dari Palis. (sumber: kompas.com)